Siswa MIM Walik mengikuti kegiatan pesantren kilat didampingi oleh para ustadzah dari Pondok Pesantren PPM Daarussalaam Slinga, Purbalingga, Selasa (24 Februari 2026)
Walik — Kegiatan Pesantren Kilat Ramadan di MI Muhammadiyah Walik yang bekerja sama dengan Pondok Pesantren PPM Daarussalaam Slinga, Purbalingga kini telah memasuki pertengahan pelaksanaan. Program yang berlangsung sejak 24 Februari 2026 ini menunjukkan perkembangan positif, baik dari segi pemahaman keagamaan maupun pembentukan karakter siswa.
Mengusung tema “Ramadhan sebagai Momen Penguatan Iman, Akhlak, dan Kepedulian Sosial”, kegiatan ini dirancang untuk membekali siswa tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Siswa antusias dan bersemangat mengikuti pembelajaran dari ustadzah Pondok Pesantren PPM Daarussalaam Slinga, Rabu (25 Februari 2026)
Selama sepekan pelaksanaan, para siswa mengikuti berbagai kegiatan seperti pembiasaan ibadah harian, praktik wudhu dan shalat yang benar, hafalan doa-doa, tadarus Al-Qur’an, serta penyampaian materi akhlak dan kisah teladan Nabi. Seluruh rangkaian kegiatan dipandu langsung oleh ustadzah-ustadzah dari Pondok Pesantren PPM Daarussalaam Slinga dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif.
Siswa bersama dengan ustadzah Pondok Pesantren PPM Daarussalaam melakukan pembelajaran dengan penuh keseruan, Jumat (27 Februari 2026)
Suasana belajar tampak begitu hidup dan penuh semangat. Para siswa mengikuti setiap kegiatan dengan ceria, terlebih ketika para ustadzah hadir di madrasah. Antusiasme ini menjadi salah satu indikator keberhasilan program dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan selama bulan Ramadan.
Kepala MI Muhammadiyah Walik dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelaksanaan pesantren kilat sejauh ini berjalan dengan sangat baik.
“Alhamdulillah, selama satu pekan ini kita melihat perubahan yang cukup signifikan pada anak-anak, baik dalam kedisiplinan ibadah maupun sikap sehari-hari. Mereka terlihat lebih semangat, lebih santun, dan mulai terbiasa dengan kegiatan keagamaan. Harapannya, satu pekan ke depan ini bisa semakin menguatkan pembiasaan baik tersebut.”
Sementara itu, salah satu ustadzah dari Pondok Pesantren PPM Daarussalaam Slinga juga mengungkapkan rasa bahagianya melihat semangat para siswa.
“Anak-anak di MIM Walik luar biasa. Mereka sangat antusias, sangat semangat untuk belajar, dan penuh keceriaan. Ini menjadi modal yang sangat baik untuk menanamkan nilai iman, akhlak, dan kepedulian sosial. InsyaAllah di sisa waktu satu pekan ke depan, kita akan maksimalkan lagi pembinaan ini agar lebih membekas dalam keseharian mereka.”
Dengan masih tersisa satu pekan pelaksanaan hingga 7 Maret 2026 mendatang, pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat terus memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Pesantren kilat ini tidak hanya menjadi program rutin Ramadan, tetapi juga bagian dari upaya sekolah dalam mewujudkan visi pendidikan yang berkarakter Islami, berakhlak mulia, serta peduli terhadap sesama.
Semangat siswa yang terus meningkat menjadi harapan besar bahwa nilai-nilai yang ditanamkan selama kegiatan ini akan tetap melekat dan menjadi kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari, bahkan setelah Ramadan berakhir.