Ust. Slamet Suharwo sebagai pemateri, Kamis (27 Agustus 2026)
Walik, 27 Agustus 2026 — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H, MI Muhammadiyah Walik bersama BA Aisyiyah Walik menyelenggarakan kegiatan pengajian pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Masjid Subulussalam Walik mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi MIM Walik serta peserta didik BA Aisyiyah Walik.
Kegiatan pengajian menghadirkan Ust. Slamet Suharwo sebagai pemateri. Dalam suasana yang penuh khidmat, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan antusias. Kegiatan ini menjadi momentum bagi siswa untuk mengenal lebih dekat sosok Nabi Muhammad SAW sekaligus mengambil teladan dari akhlak dan perjuangan beliau.
Siswa antusias dalam mengikuti pengajian, Kamis (27 Agustus 2026)
Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter dan pembiasaan keagamaan di lingkungan madrasah. Melalui pengajian, siswa diajak untuk memahami pentingnya meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, seperti kejujuran, kesabaran, kasih sayang, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.
Dalam penyampaiannya, Ust. Slamet Suharwo mengajak para siswa untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan.
“Mengenal Nabi Muhammad SAW bukan hanya dengan mengetahui sejarah kehidupan beliau, tetapi juga dengan berusaha meneladani akhlaknya. Anak-anak dapat memulainya dari hal-hal sederhana, seperti berkata jujur, menghormati orang tua dan guru, menyayangi teman, serta membiasakan diri melakukan kebaikan.”
Pengajian berlangsung dengan khidmat, Kamis (27 Agustus 2026)
Kepala MI Muhammadiyah Walik menyampaikan bahwa kegiatan Maulid Nabi menjadi salah satu sarana penting untuk menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sejak usia dini.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mengenal sosok Nabi Muhammad SAW, tetapi juga tumbuh rasa cinta kepada beliau dan memiliki keinginan untuk meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai keteladanan tersebut sangat penting dalam membentuk karakter anak.”
Kebersamaan MIM Walik dan BA Aisyiyah Walik dalam kegiatan tersebut juga memberikan suasana tersendiri. Seluruh peserta mengikuti pengajian bersama dengan penuh perhatian. Kehadiran siswa dari kedua lembaga pendidikan tersebut menjadi wujud kebersamaan dalam memperingati salah satu momentum penting bagi umat Islam.
Salah seorang siswa mengungkapkan bahwa kegiatan pengajian Maulid Nabi memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menambah pengetahuan tentang Rasulullah SAW.
“Saya senang mengikuti pengajian Maulid Nabi bersama teman-teman. Dari kegiatan ini saya belajar lebih banyak tentang Nabi Muhammad SAW dan bagaimana kita bisa mencontoh akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.”
Melalui kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, MIM Walik dan BA Aisyiyah Walik berupaya menghadirkan pembelajaran keagamaan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong siswa untuk menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan generasi yang memiliki akhlak mulia, peduli terhadap sesama, serta mampu menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam kehidupan.