Walik — Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Walik kembali menanamkan nilai iman dan kepedulian sosial kepada peserta didik melalui kegiatan Jumat Habit (Hari Bina Iman dan Taqwa). Pada kegiatan kali ini, siswa diajak untuk berbagi dengan menyisihkan rezeki seikhlasnya sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir bandang yang melanda wilayah Serang, Purbalingga.
Siswa MIM Walik melakukan aksi berbagi untuk korban bencana banjir Purbalingga, Jumat (30 Januari 2026)
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pengumpulan bantuan, tetapi juga sebagai media pembelajaran karakter bagi siswa. Sejak dini, peserta didik dibiasakan untuk peka terhadap kondisi sekitar dan memahami bahwa membantu sesama merupakan bagian dari ajaran Islam yang harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Siswa memberikan sumbangan seikhlasnya untuk korban bencana banjir Purbalingga, Jumat (30 Januari 2026)
Melalui Jumat Habit, siswa belajar bahwa kepedulian tidak selalu diukur dari besar kecilnya bantuan, melainkan dari keikhlasan dan niat untuk meringankan beban saudara yang sedang tertimpa musibah. Setiap rupiah yang dikumpulkan menjadi simbol empati, doa, dan harapan agar para korban banjir diberikan kekuatan serta kemudahan dalam menghadapi ujian.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat bahwa musibah dapat terjadi kapan saja dan kepada siapa saja. Oleh karena itu, semangat saling membantu dan gotong royong perlu terus dijaga dan ditumbuhkan bersama.
MIM Walik mengajak seluruh pihak untuk turut ambil bagian dalam aksi kebaikan ini. Semoga langkah kecil yang dilakukan bersama dapat menjadi amal jariyah serta menguatkan rasa persaudaraan dan kemanusiaan di tengah masyarakat.